Rusnita's posts with tag: obrolan
seringkali kita melihat bayi tersenyum sendiri..waktu tidur, waktu ngelamun.. mitosnya, dia sedang senyum ke bidadarinya.. mmm.. sebenernya sih, bayi senyum menunjukkan bahwa dia itu part of human, makhluk sosial. Tapi lain ceritanya ketika ia senyum di usia-usia tertentu. Senyum yang mengembang ketika usianya kurang dari 3 bulan (bahkan ketika masih di womb!) itu sebenernya tanda bahwa ia mengalami sensasi yang menyenangkan.. belum menunjukkan interaksi dengan yang lain. Jadi, jangan ge-er dulu, buat yang disenyumin.. hehe. Biasanya bayi akan tersenyum ketika sedang tertidur, mengantuk, sedang makan or nenen atau sedang dipeluk bundanya.. sensasional! Nah, jika usianya sudah 3 bulan, baru deh.. makhluk sosialnya berperan. Senyum itu sudah berarti.. artinya ia benar-benar menikmati interaksi. Tapi, jangan berlebihan deh.. jika dia terus menerus tertawa dan tersenyum .. selanjutnya menoleh atau buang muka, (sebelum ketawa or senyum lagi) , harus hati-hati.. itu tandanya dia sudah capek! Berhentilah membuatnya tersenyum dan tertawa.. kesian bowwwwwwwww... toh masih panjang waktu untuk menikmati keindahan dunia itu di lain waktu.. ciao!
minggu minggu terakhir ini baca koran, denger berita.. aneh-aneh deh.. pengusaha yang diduga menyuap jaksa mengaku jual beli permata, rajin bagi-bagi modal, punya permata ratusan dengan harga milyaran.. ih.ih.ih.. meski bukti yang diajukan jelas adanya konspirasi, masih keukeuh bahwa duit milyaran itu cuma buat dagang..bukan buat suap.. antek-antek yang disuap dan bagian dari konspirasi pun, sama aja dudulnya keukeuh sama alasan masing-masing.. seakan tutup mata bahwa publik pun .. publik yang bodoh pun, tau.. bahwa itu sebuah konspirasi.. ih.ih.ih.. apa mereka pikir, kita semua ini buta, tuli dan bisu ya ? ih.ih.ih.. skarang, petugas hukum yang harus dengan tegas dan lihai menelikung pejabat-pejabat haus harta ini. karena sumpah jabatan, ternyata gak cukup. harga diri sudah gak ada. siapa paling pinter ngeles dan paling banyak modal, itu yang menang.. ih.ih.ih.. hari gini.. belum lagi berita-berita aneh dari kalangan bawah.. rasanya pejabat sama rakyat jelata emang cermin satu sama lain.. anak SD dibunuh hanya karena ngeledek oom-nya yang kawin sama perempuan bukan perawan.. untuk membuktikan bahwa perawan sama gak perawan itu rasanya sama aja, temen anak tersebut diperkosa dalam keadaan mati! ih.ih.ih.. trus kabur.. motornya ditinggalkan.. trus balik lagi.. motor diambil. dudul kan.. dudul karena perbuatannya membunuh orang dengan motif seperti itu, dan dudul karena gak bisa menahan nafsu mengambil motor .. karenanya gampang ditangkap tanpa bisa berkilah.. ih.ih.ih... dan masihhhhhh banyak lagi berita aneh yang .. bikin geleng-geleng kepala..betapa, masyarakat kita, yang sedang berkembang ini, masih primitif dan sangat mudah tergoda nafsunya demi hal-hal gak penting.. bangsa kita memang sedang dikurung oleh anomi.. ketiadaan nilai-nilai.. kejujuran, harga diri, martabat.. entah sudah melayang kemana.. 

|  | bunda masih shaking.. (halah! alesan!) .. makanya blurry.. hehehe.. setelah berjuang dengan beragam komplikasi selama 10 hari.. akhirnya.. terima kasih atas seluruh doa dan dukungan semuanya ya.. proses masih berjalan dan berharap semuanya aman lancar.. aamiin! |
yup! up until now.. it reaches 71s!!! boiled it up to next 17th .. the feeling I have inside is so absurd and weird... how will she look like ? is 4D not enough ? will I strong enough ? will things run smooth ? will the clothes well prepared ? will she be ok ? can I support her best ? another 7 - the month I have to decide, back to work community or stay at home.. 7 supposed to be my favorite number.. supposed to be the lucky one for great decision in life.. ah, help me God! illust. from here
komunikasi yang aneh di antara kita: lewat mimpi! Menyebalkan dan absurd.. Intimasi kita, juga lewat mimpi! bujang penakut yang tak gentle menjadi kawan.. ingin rasa cabut jiwamu ke angkasa.. tanpa peduli pemilik cinta menggayut lemah tak kuasa, rebahkan tubuhmu dalam satu jiwa surga. Dia telah miliki dirimu, namun bukan hati ? omong kosong! Timang, timang, mimpi lama kita. Anganmu tentang kebersamaan mengoyak bebal pagi buta. Aku tak mampu membenam benihmu dalam tangkup mahkotaku lagi. Usir saja mimpi itu, dan mari buka pintu. Biarkan ia melihat kita. Biar dia tahu, aku tak mau hatimu.. apalagi jiwamu. Tak perlu terancam hatinya akan pinangan masa lalu. Ingin itu telah pergi. Enyahlah juga jika kau tak berani.
got no time to upload and share stories more.. take a chance to travel to this site, for more pics and fun  When I finally alone, I grabbed chance to do myown city tour using taxi Mayura: the royal floating palace (Bale Kambang) of the former Balinese Kingdom which was built in 1714. Not recommended to visit if you expect hillarious site. It's kind of park for locals, some do fishing, and swimming.. low maintenance, no guide, nothing. If you happend love history, better find out away to help local government to preserve this Bali Collonialism symbol. Narmada : historical place, used to be a place of Anak Agung Gede Ngurah, one of Balinese king. Built in 1805. It is supposed to be a miniature of Moutn Rinjani and Segara Anak lake with a holy temple on the top. You can take a chance to be younger by drinking the holy water Comment: see above - ref Mayura. Lingsar: ths is a sacred temple of two beliefs: Hindus and Moslem Waktu Telu (local Islam - Sasak tribes' belief) who worship together in one place for their own belief. Built around 1714. There's a source of water - a kind of pool that is sacred, was believed as place where Sunan Kalijaga's student fell off and died there. He turned to be big fishes, they believe. To be able to see the fishes, you need the sacred person who taking care of the temple to ask them to emerge. The fishes are normaly popped up when they died on the other side of the pool. Comment: interesting, there's guide who claimed that they will donate your money to the officers who maintain the temple.. but it seems not enough, the temple looks dirty and.. ah.. Finally to Pasar Seni ! I spent longer time here compare to other places I mentioned above.. 
I finally got to pull out the wisdom teeth on the left. First there's nothing to worry about it, but when I did routine threatment about 1 months ago, things come weird. I get painful on my cheek and my dentist said I need to pull it out to avoid the decay. Very unconfortable. It's followed by chanellopaty. Then anti ds DNA jumped again to over 1200!!! eek! I get fat on tummy too.. about 5 kilos start from July. I don't know whether it started by the teeth problem or what. Thought better not to check my teeth regularly, but then it will kill other organs. Very complicated. Before that small operation, I also need to do some administrative to 'protect' the dentist by providing him piece of papers from my team doctor saying that it is ok to pull the wisdom. Similar mess happend in the office where so many complicated procedure got to run. Too many new faces with too many procedures while the assistant won't help much but posting her anger face all the time we need help. This is horrible weeks for me, which might the cause of higher ds DNA. Both get their hands ordering my blood warriors to attack, again ! the organ in body. this time it goes to the ion in brain.. where cervix instability still exist.  wisdom teeth: They are generally thought to be called wisdom teeth because they appear so late—much later than the other teeth, at an age where people are supposedly wiser than as a child, when the other teeth erupt. The English wisdom tooth is derived from Latin dens sapientiae. The same root is shared by German Weisheitszahn, Dutch verstandskies, Belgian-Dutch wijsheidstand, Norwegian visdomstann, Danish and Swedish visdomstand, Finnish viisaudenhammas, French dent de sagesse, Portuguese dente do juízo, Spanish muela del juicio or muela cordal, Italian dente del giudizio, Romanian masea de minte, Slovenian modrostni zob, Croatian and Serbian umnjaci, Hungarian bölcsességfog, Czech zuby moudrosti, Polish zęby mądrości, Russian зубы мудрости, Bulgarian мъдрец (meaning wise man), Estonian tarkusehammas and Hebrew שן בינה(shan baynah). There exists an interesting Dutch folk etymology that the Dutch word verstandskies is derived from "far-standing" (ver-staand) molar, and that mistranslations of the Dutch word (in which verstand translates to wisdom) are the root for corresponding words in other European languages. Turkish language refers directly to the age at which wisdom teeth appear and calls it 20 yaş dişi (20th year tooth). In Korean, its name is Sa-rang-nee (사랑니, love teeth) referring to the young age and the pain of the first love. In Japanese, its name is Oyashirazu (親知らず), literally meaning "unknown to the parents" from the idea that they erupt after a child has moved away from home.
it was so dry yesterday.. get dizzy too much UV. my throat was hurt. I was so afraid when no water around. The global warming hits me! All neighbors scream for water. was so afraid. But now, it is rain! yes, RAIN! The song of rain sing loudly.. repetitively.. with storms, and its friends.. my land is wet again.. festive !
alhamdullillah.
Entah kenapa, lately I feel like rasa nasionalisme among people, especially generasi muda mulai bangkit lagi. Ada rasa merinding-rinding gitu ngerasainnya..  halah! Aku udah mulai denger lagi orang-orang nyanyi lagu kebangsaan, mulai lagi ungkat ungkit lagu indonesia raya yang 3 stanza. Padahal dulu dulu sih, ini jamak banget kedengaran. Kita kudu hapal lagu kebangsaan, gak cuma satu, tapi ada yang lain.. banyak.. gak inget...  Aku juga gak heran sama lagu endonesa raya yang 3 stanza. Secara jaman dulu sering juga dinyanyiin..malah kalao mo jadi penggalang rakit, kudu hapal ketiga stanza kalo gak salah. Atao ini cuma iseng kakak pembina. Tak taulah.. Dan sekarang, rasa-rasanya semua itu dibangkitkan kembali, meski isu bikin negara sendiri juga tetep ada.. orang-orang yang gak seneng jadi orang endonesa juga masih ada.. tapi suasananya lain. Lebih relax, gitu lho.. Ah, mungkin itu hanya perasaanku ajah. Mungkin juga ini sebuah rasa patriotisme. Bentuk dewasa dari nasionalist. Ada yang mo bikin studi gak nih ? nyeracau aja .. 
  so senang lah today! start from home at 745 WIC (waktu indonesia bagian cibubur) and arrive at office about 805. So cepat kan ? Thanks to Pilkada yang adem ayem dan tak banyak gema. That's cool, Jakartan! well done! I know, pilkada has bad stories lah.. lot of maki-makian from the looser. Whoever the winner, I hope it can build Jakarta clean and healthy. Jakarta Bersih! Itu mustinya the right motto. Bersih dari semua yang kotor-kotor dan katro lah.. Anyhow, pilkada is silaturahmi day too. Family and old friends reunion happend since so many people take advantages of going back home to mamma where their KTP still alive and has chance to vote. Rame-rame di kampung sendiri.. ketemu sodara dan teman lama. Kayak lebaran ajah. Ketawa ketiwi.. termasuk senang-senang karena it is paycheck day. All the champaign works and supporters got the payment. Sekecill and sebesar apa pun. It's fun day, lah pokoknya. At work pun, sepi. Some people come early, the others home earlier. Santai. This is first time I can work full concentrate on my administration stuffs since no hectic meeting today. Just one, with vendor. Which was not good result but very short. And that was not so bad. I envy those who cheer the day with visiting the city parks. Playing with children and release all those birds for fun. Some playing layang-layang too. So nice lah. It's first I see Jakarta has its human side, remind me longggggg time back. On my way back home take bit longer. About 20 minutes from Diponegoro to Cibubur. Amazing! Usually it takes over 1 hours to arrive home. I defenetly able to tolerate about 5 minutes stopped in front of Fauzi's house, one of the candidate. It says, he probably win. Cheer up lah.. since I don't care who's gonna win or loose. I believe whoever the winner is, they must face this old-messy city and turn it to better one. They want to take the chance showing their vision, I don't care. since I dont believe none of them will practically change Jakarta significantly better place to stay. If they can return all those stolen kids from street, I can give them applause. If they can cheer my day by getting rid all those trouble in transportation, then bigger applause. If they can make me feeling confortable walking on the street, using public facilities or driving late home alone, then much bigger applause. I dont care so damn with whoever's vision. Really. Pragmatic ? You may say so lah.. I dont care. I love Jakarta today, really. After missing this kind of atmospher for such such long time..

Ah, akhirnya hari ini jadi juga disempet-sempetin nonton Nagabonar. First, karena publikasi yang gencar dan pujian-pujian melambung itu memang menggoda untuk mencoba.. Second, mau nostalgia aja kali.. secara 20 taon yang lalu, Nagabonar memang bikin seger... 
Secara umum, filem ini jelas segar dan konyol. Akting Tora dan Deddy Mizwar bener-bener manis.. sayang, pendukung yang lain agak keteteran..walau gak fair kalo dibilang payah.
Kedua, meski kelihatan sudah dipersiapkan dengan matang, film ini masih memiliki kelemahan yang dimiliki oleh sebagian besar (atau hampir semua ?) film yang pernah dibuat orang Indonesia: detil yang payah dan tidak masuk akal. Contoh yang gampang adalah pemakaian bahasa yang digunakan Nagabonar.. ada beberapa kosa yang jelas-jelas bukan ciri khas melayu deli, apalagi Medan! Gaya Tora juga, masih kelihatan canggung untuk total beraksen melayu-batak. Apa karena kelamaan di luar negri ? ah..ah.. gak percaya.
kedua, coba perhatikan lokasi rumah si Bonaga, Tugu Proklamasi, Cikini, trus tiba-tiba harus ke pelabuhan sunda kelapa.. pakai bajaj ???? ih, yang bener aja ?
ketiga, setting lagi..perkebunan yang mau diganti resort itu di daerah Deli Serdang- dari peta yang skilas itu, dekat banget sama Serdang Bedagai yang mau (atau sudah proses ya ?) jadi kabupaten sendiri.. Daerah ini sangat dikenal sebagai tumpuan perjuangan orang-orang konservasi dengan hutan mangrovenya, apa iya, menjadi tempat asal Nagabonar ? Trus, apa iya, ini setting yang pas, mengingat daerah ini cukup jauh dari mana-mana.. belum lagi perkebunan sawit itu.. memang iya sih, bakal dibangun bandara.. tapi spotnya tentu agak aneh.. ini argumen yang agak payah memang, mengingat, peta cuma skilas ditampilkan..
keempat.. waktu.. untuk film yang 'cuma' menceritakan proses pengambilan keputusan jadi bangun resort or not, trus gambaran perasaan cinta.. filem ini kelihatan melorot-lorot.. kelamaan dan cenderung klise. Kalau diperpendek dan dipertajam visualisasinya, mungkin lebih manis.
anyway, sebagai film komedi, kerja Oom Deddy memang lumayan, meski gak sanggup bikin terpingkal-pingkal.. sebagai film nostalgik, cukup menghibur.. sebagai film indonesia, cukup menyegarkan dibanding film-film keluaran lainnya yang .. uugh.. bikin berat untuk tetep duduk di kursi.. hehehe..
Mungkin sarannya adalah: do more research dan back to detail! Perfect movie mnurutku harus nyambung, apalagi bawa-bawa sejarah and setting lokal.. aku acungi jempol atas usahanya dan dapat ponten 6.5 deh untuk kerja kerasnya!

Keep on good work!
| |